Di posting saya kali ini, ada sebuah kisah menarik yang bisa kita ambil pelajarannya, simak baik-baik dan semoga bermanfaat!! :)
Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat wara' dan khusyuk solatnya. Namun, dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasa kurang khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan shalat?".
Hatim berkata, "Apabila masuk waktu shalat, aku berwudlu zahir dan batin."
Isam bertanya, "Bagaimana wudlu zahir dan batin itu?"
Hatim berkata, " wudlu zahir sebagaimana biasa yaitu membasuh semua anggota wudlu dengan air". Sementara wudlu batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :
1. Bertaubat
2. Menyesali dosa yang telah dilakukan
3. Tidak tergila-gilakan dunia
4. Tidak mencari/mengharap pujian orang (riya')
5. Tinggalkan sifat berbangga
6. Tinggalkan sifat khianat dan menipu
7. Meninggalkan sifat dengki."
Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku rasakan aku sedang berhadapan dengan Allah, Syurga di sebelah kananku, Neraka di sebelah kiriku, Malaikat Maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula aku seolah-olah berdiri di atas titian 'Shiratal mustaqim' dan menganggap bahwa shalatku kali ini adalah shalat terakhir bagiku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik."
"Setiap bacaan dan doa dalam shalat, ku paham maknanya, kemudian aku rukuk dan sujud dengan tawadhu', aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku shalat selama 30 tahun". Apabila Isam mendengar, menangislah dia karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.
Bagaimana dengan shalat kita? apakah sudah khusyu'? Semoga kita diberi khusyu' dalam tiap shalat yang kita tegakkan. aamiin
QS. Al Mu'minun:
1
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
2
الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya,
Untuk manfaat kita bersama, silahkan sebar catatan ini ke sahabat, saudara, atau siapapun!
Semoga bermanfaat :)


0 komentar:
Posting Komentar